Articles (A, An, The)
Panduan lengkap penggunaan a, an, the, dan zero article beserta perbedaan makna umum dan spesifik.
Articles: A, An, dan The
Articles atau kata sandang adalah kata yang digunakan sebelum noun (kata benda) untuk menunjukkan apakah sesuatu bersifat umum atau spesifik.
Dalam bahasa Inggris, ada tiga konsep utama:
- A / An → indefinite articles (kata sandang tidak tentu)
- The → definite article (kata sandang tentu)
- Zero article → tidak menggunakan article
I. Artikel A dan An
A dan an disebut indefinite articles (kata sandang tidak tentu).
Keduanya digunakan ketika kita membicarakan satu benda/orang yang belum spesifik, atau ketika sesuatu disebut untuk pertama kali.
Dalam bahasa Indonesia, a/an bisa berarti:
- sebuah
- seorang
- seekor
- satu
Artinya menyesuaikan kata benda yang mengikutinya.
Contoh
- a phone = sebuah ponsel
- a teacher = seorang guru
- an orange = sebuah jeruk
- an animal = seekor hewan
Catatan: Dalam bahasa Indonesia, kata seperti sebuah, seorang, atau seekor sering tidak perlu disebutkan. Karena itu, terjemahan a/an tidak selalu harus menggunakan kata tersebut.
Penggunaan A dan An
A dan an digunakan sebelum singular countable noun (kata benda tunggal yang dapat dihitung).
Contoh
-
I bought a bag yesterday. Saya membeli sebuah tas kemarin.
-
She needs a new job. Dia membutuhkan pekerjaan baru.
-
He saw an interesting movie. Dia menonton sebuah film yang menarik.
Tidak digunakan langsung sebelum uncountable noun
Uncountable noun (kata benda yang tidak dapat dihitung satu per satu) biasanya tidak menggunakan a/an secara langsung.
Contoh:
-
I need a water. -
I need water. Saya membutuhkan air.
-
She bought a rice. -
She bought some rice. Dia membeli beras.
-
We need a sugar. -
We need some sugar. Kami membutuhkan gula.
Jika ingin menunjukkan satu porsi, satu gelas, satu bungkus, dan sebagainya, gunakan kata benda yang dapat dihitung:
- a bottle of water = sebotol air
- a bag of rice = sebungkus beras
- a spoonful of sugar = sesendok gula
Makna Indefinite
Indefinite berarti tidak spesifik atau belum tertentu.
Misalnya:
I bought a book yesterday. Saya membeli sebuah buku kemarin.
Kita hanya mengetahui bahwa saya membeli satu buku, tetapi belum tahu buku yang mana.
Jika kemudian kita membicarakan buku yang sama, kita dapat menggunakan the:
The book is very interesting. Buku itu sangat menarik.
Pada kalimat kedua, buku tersebut sudah jelas karena sebelumnya sudah disebutkan.
Perbedaan A dan An
Pemilihan a atau an ditentukan oleh bunyi awal kata setelahnya, bukan hanya huruf pertamanya.
| Article | Digunakan sebelum | Contoh |
|---|---|---|
| A | bunyi konsonan | a car, a house, a student |
| AN | bunyi vokal | an apple, an egg, an idea |
A → bunyi konsonan
-
a car sebuah mobil
-
a computer sebuah komputer
-
a student seorang siswa
An → bunyi vokal
-
an apple sebuah apel
-
an email sebuah email
-
an umbrella sebuah payung
Hati-hati: lihat bunyi, bukan huruf
Beberapa kata dimulai dengan huruf h, tetapi h-nya tidak dibunyikan.
-
an hour satu jam
-
an honest person orang yang jujur
Sebaliknya, jika h terdengar, gunakan a:
-
a hotel sebuah hotel
-
a house sebuah rumah
Hal yang sama berlaku untuk huruf u.
University dimulai dengan huruf u, tetapi bunyinya seperti /juː/ ("yu"), sehingga menggunakan a:
- a university sebuah universitas
Sedangkan umbrella dimulai dengan bunyi vokal, sehingga menggunakan an:
- an umbrella sebuah payung
Intinya: pilih a/an berdasarkan bunyi awal kata, bukan sekadar huruf pertama.
II. Artikel The
The disebut definite article (kata sandang tentu).
The digunakan ketika kita membicarakan sesuatu yang sudah jelas, sudah diketahui, atau spesifik.
Contoh
-
Please close the window. Tolong tutup jendelanya.
-
Where is the bathroom? Di mana kamar mandinya?
-
I found the keys on the table. Saya menemukan kuncinya di atas meja.
Pada contoh tersebut, the menunjukkan sesuatu yang spesifik.
Misalnya:
Please close the window. Tolong tutup jendelanya.
Pembicara dan pendengar kemungkinan sama-sama tahu jendela mana yang dimaksud.
The untuk sesuatu yang sudah disebutkan
The sering digunakan ketika suatu benda sudah diperkenalkan sebelumnya.
Contoh:
I saw a dog near my house. The dog was very friendly. Saya melihat seekor anjing di dekat rumah saya. Anjing itu sangat ramah.
Pertama kali disebut → a dog karena belum spesifik.
Kemudian disebut lagi → the dog karena sudah jelas anjing mana yang dimaksud.
The dapat digunakan dengan kata benda jamak
The tidak hanya digunakan untuk singular noun (kata benda tunggal). Kita juga dapat menggunakannya dengan plural nouns (kata benda jamak) ketika yang dimaksud spesifik.
-
The students in this class are friendly. Para siswa di kelas ini ramah.
-
The cars outside are mine. Mobil-mobil di luar itu milik saya.
Bandingkan:
-
Students need enough sleep. Siswa membutuhkan tidur yang cukup. → berbicara secara umum.
-
The students in my class need enough sleep. Para siswa di kelas saya membutuhkan tidur yang cukup. → siswa tertentu.
III. Zero Article
Zero article berarti tidak menggunakan article sebelum noun.
Zero article sering digunakan ketika kita berbicara tentang sesuatu secara umum, terutama:
- plural countable nouns (kata benda jamak yang dapat dihitung)
- uncountable nouns (kata benda yang tidak dapat dihitung)
- proper nouns (nama diri)
1. Plural countable nouns secara umum
Jika membicarakan sesuatu secara umum, plural noun biasanya tidak membutuhkan a/an atau the.
-
Cats are popular pets. Kucing adalah hewan peliharaan yang populer.
-
Books can teach us many things. Buku dapat mengajarkan banyak hal kepada kita.
Jangan gunakan a/an untuk plural noun:
a catsan books
Jika menggunakan the, maknanya menjadi spesifik:
- The cats in my garden are hungry. Kucing-kucing di kebun saya lapar.
2. Uncountable nouns secara umum
Uncountable noun biasanya tidak menggunakan article ketika dibicarakan secara umum.
-
Water is important for our health. Air penting bagi kesehatan kita.
-
Coffee helps me wake up in the morning. Kopi membantu saya bangun di pagi hari.
-
English is easy to practice every day. Bahasa Inggris mudah untuk dilatih setiap hari.
Namun, the dapat digunakan jika yang dimaksud sudah spesifik:
- The coffee on the table is mine. Kopi di atas meja itu milik saya.
Perhatikan perbedaannya:
| Umum | Spesifik |
|---|---|
| Coffee is popular. | The coffee in this cup is hot. |
| Kopi populer. | Kopi di cangkir ini panas. |
3. Proper nouns (nama diri)
Proper noun adalah nama khusus untuk orang, tempat, negara, kota, dan sebagainya.
Biasanya proper noun tidak membutuhkan a/an.
-
My friend lives in Jakarta. Teman saya tinggal di Jakarta.
-
Rina works at a bank. Rina bekerja di sebuah bank.
-
Indonesia is a beautiful country. Indonesia adalah negara yang indah.
Tidak benar:
a Indonesiaan Jakartaa Rina
Catatan: Ada beberapa nama geografis dan nama khusus yang memang menggunakan the, tetapi aturan tersebut memiliki pola tersendiri. Untuk pemula, cukup pahami bahwa nama orang, kota, dan sebagian besar nama negara biasanya tidak menggunakan article.
Ringkasan
| Article | Kapan digunakan? | Contoh |
|---|---|---|
| a | Satu benda/orang yang belum spesifik + bunyi awal konsonan | a book |
| an | Satu benda/orang yang belum spesifik + bunyi awal vokal | an apple |
| the | Sesuatu yang spesifik atau sudah diketahui | the book |
| zero article | Membicarakan sesuatu secara umum atau proper noun tertentu | Books are useful. |
Cara mudah mengingat
A / AN → satu, tetapi belum spesifik
I need a pen. Saya membutuhkan sebuah pulpen.
THE → spesifik / sudah jelas
The pen is on my desk. Pulpen itu ada di meja saya.
ZERO ARTICLE → berbicara secara umum
Pens are useful. Pulpen berguna.